Harja Santana Purba
Jurusan Pendidikan Komputer, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Kemampuan Computational Thinking Guru SMA di Kecamatan Bati-bati melalui Pelatihan Scratch Delsika Pramata Sari; Andi Ichsan Mahardika; Harja Santana Purba; ihdalhubbi Maulida; Nuruddin Wiranda; Muhammad Farros Shofiy; Indri Sulistia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.953

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan pemahaman konsep Computational Thinking (CT) serta kurangnya pengalaman dalam mengintegrasikan CT dengan Scratch ke dalam pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan CT guru SMA di Kecamatan Bati-bati melalui pelatihan Scratch. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi: identifikasi masalah bersama, perencanaan tindakan kolaboratif, pelaksanaan tindakan, evaluasi bersama, serta refleksi dan pendampingan implementasi dalam perangkat pembelajaran. Kegiatan PkM dilakukan pada Oktober 2025 di SMA Negeri 1 Bati-bati dengan melibatkan 41 guru SMA dari berbagai mata pelajaran. Instrumen evaluasi yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner yang diisi oleh peserta melalui Google Forms. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat persetujuan yang tinggi terhadap pelatihan yang diberikan. Berdasarkan analisis respons kuesioner skala Likert, lebih dari 85% respons berada pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap pernyataan bahwa pelatihan membantu peserta memahami konsep CT. Selain itu, tingkat persetujuan terhadap kesiapan mengintegrasikan Scratch ke dalam pembelajaran mencapai 87,5%, sedangkan persepsi manfaat pelatihan bagi pengembangan profesional guru mencapai 91,7%. Seluruh peserta juga berhasil menyelesaikan proyek sederhana menggunakan Scratch sebagai bukti keterampilan praktis yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan Scratch berpotensi memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan CT dan mengembangkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta relevan dengan tuntutan abad ke-21 dan era digital.