Jalilah Jalilah
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Ar-raniry, Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banda Aceh melalui Pendampingan dalam Memperoleh Izin Industri Pangan Rumah Tangga (P-IRT) untuk Perluasan Pasar Produk Lokal Inayatillah Djakfar; Jalilah Jalilah; Isnaliana Isnaliana; Della Romaya; Nining Puji Rahayu; Luqmanul Hakim; Afia Azzuhra; Nor 'Azzah Kamri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1040

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan merupakan strategi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Banda Aceh. Namun, rendahnya kepemilikan izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPSPP-IRT) masih menjadi kendala utama dalam perluasan pasar produk UMKM, terutama ke pasar formal dan modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas UMKM dalam memperoleh izin SPP-IRTmelalui pendampingan berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga pendukung secara partisipatif. Kegiatan meliputi bimbingan teknis penyuluhan keamanan pangan, pendampingan pengurusan dokumen administratif, serta fasilitasi pendaftaran SPP-IRT melalui sistem Online Single Submission (OSS) hingga penerbitan SPSPP-IRT. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari sebelas UMKM yang didampingi, sebanyak delapan UMKM berhasil memperoleh sertifikat SPSPP-IRT, sementara tiga UMKM lainnya masih memerlukan pendampingan lanjutan akibat kendala administratif seperti belum memiliki NIB/NPWP, keterbatasan literasi digital dalam penggunaan sistem OSS, serta perbaikan desain label produk. Pendampingan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas produk sebagai prasyarat perluasan pasar dan peningkatan daya saing usaha. Oleh karena itu, pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam mendorong UMKM pangan agar mampu berkembang secara legal, aman, dan berkelanjutan.