Ade Nur Rizki Harahap
Program Studi Administrasi Publik, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mewujudkan Wisata Berkelanjutan: Pendampingan Pengembangan Promosi Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Padukahan Karangrejek Bhakti Gusti Walinegoro; Muhammad Fajrus Shodiq; Baiq Hizmiatul Yastri; Ade Nur Rizki Harahap
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1082

Abstract

Pengembangan wisata desa berbasis komunitas menuntut strategi promosi yang adaptif terhadap perkembangan media digital serta dukungan kelembagaan lokal yang berkelanjutan. Program Visit Karangrejek menghadapi permasalahan berupa belum diperbaruinya produk promosi wisata dan belum terbentuknya tim media yang secara khusus mengelola promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sistem promosi wisata berbasis komunitas melalui pembaruan produk promosi digital dan pembentukan tim media lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Development dengan perencanaan dan evaluasi berbasis Logical Framework Analysis (LFA). Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD) pemetaan potensi, pembentukan tim media, pembuatan video profil wisata, publikasi melalui media digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya video profil wisata terbaru yang merepresentasikan potensi baru dan aktivitas Visit Karangrejek selama tiga tahun berdiri, serta terbentuknya tim media dan promosi berbasis pemuda lokal dengan jumlah 3 orang. Video yang telah dibuat dipublikasikan melalui tiga platform publikasi antara lain Instagram, YouTube, dan TikTok, dan meningkatkan jangkauan profil dan jumlah pengikut. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain perbedaan kebijakan hak cipta pada platform media sosial, yang memengaruhi proses publikasi konten. Selain itu, tim media juga belum bekerja secara optimal untuk pembuatan konten akibat keterbatasan waktu. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, direkomendasikan adanya penguatan kapasitas tim media melalui pelatihan lanjutan, penyusunan sistem kerja dan pembagian peran yang lebih terstruktur, serta penerapan strategi pengelolaan media sosial dan pengiklanan digital agar jangkauan promosi dapat ditingkatkan. Rekomendasi ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan promosi wisata berbasis komunitas dan meningkatkan daya saing wisata desa secara berkelanjutan.