Mohamad Fathur Rohman
Universitas Darul 'Ulum

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Lokal melalui Pemanfaatan Teknologi AI sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Tejo: Artificial Intelligence, UMKM, Pemberdayaan, Digitalisasi. Mohamad Fathur Rohman; Alif Auliya' Haikal; Tajah Jamilah Kamalat Syah; Samsul Arif Hidayatullah; Mukhamad Fathur Ramadhani; Sandi Iftitah Pambudianto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1103

Abstract

Kebutuhan akan teknologi menjadi salah satu kebutuhan yang krusial pada era transformasi digital, khususnya teknologi kecerdasan buatan yang dikenal dengan Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi AI menjadi salah satu solusi dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan. Desa Tejo memiliki potensi UMKM yang cukup besar, namun masih menghadapi kendala dalam pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Desa Tejo dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana pengembangan usaha, dengan melibatkan 25 peserta dari berbagai sektor UMKM. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan riset, perencanaan, serta tindakan langsung berupa pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM, meliputi penggunaan AI untuk pembuatan konten promosi, desain kemasan, dan penyusunan deskripsi produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada beberapa indikator: pemahaman digitalisasi UMKM dan AI meningkat dari skor 2 menjadi 4, pemanfaatan platform digital dan AI dari 2 menjadi 5, serta kesadaran transformasi digital dari 2 menjadi 5. Penggunaan AI membantu mempercepat proses pemasaran dan memberikan ide kreatif bagi pengembangan produk. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi AI mampu mendukung pemberdayaan UMKM Desa Tejo apabila didukung dengan pendampingan yang berkelanjutan.
Mohamad Fathur Rohman Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan Skala Rumah Tangga Mohamad Fathur Rohman; Dwi Wulandari; Nabilah Nuhatsabita; Sandi Iftitah Pambudianto; Aisyah Thohiroh; Moh Yasin; Sugiantono Sugiantono; Nina Afianti; Alfia Rohmatul Husna
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1113

Abstract

Limbah organik rumah tangga, khususnya kulit buah dan sayuran, sering kali belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan apabila dikelola melalui pembkaran terbuka. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan eco-enzym di desa tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream and design, define/deliver, dan destiny. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, demonstrasi praktik, serta pendampingan proses fermentasi eco-enzyme dengan komposisi 1:3:10, yaitu 1 bagian gula merah, 3 bagian sampah organik kulit buah (semangka, melon dan pepaya) dan sayur (kangkung dan kubis), bagian 10 liter air, yang didiamkan selama 3 bulan. Hasil menunjukkan bahwa setelah 3 bulan, eco-enzyme yang dihasilkan berwarna coklat, memiliki aroma asam manis khas fermentasi. Peserta kegiatan terdiri dari kelompok ibu rumah tangga dan masyarakat desa yang terlibat aktif dalam praktik pembuatan eco-enzyme. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik, meningkatnya partisipasi warga dalam pemilahan sampah rumah tangga, serta munculnya inisiatif masyarakat untuk memanfaatkan eco-enzyme sebagai pembersih alami dan pendukung pertanian ramah lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.