Dina Rasmita
Fakultas Keperawatan, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN DENGAN METODE “CERDIK” Dina Rasmita; Dewi Elizadiani Suza; Setiawan Setiawan; Diah Arruum
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1155

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi masalah serius di tingkat global maupun nasional dengan dampak jangka panjang pada aspek fisik, psikologis, dan sosial. Kabupaten Deli Serdang termasuk wilayah dengan jumlah kasus tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu dalam pencegahan kekerasan melalui metode CERDIK (Cepat Respon Deteksi Dini Kekerasan) untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengenali serta merespons tanda-tanda awal kekerasan. Kegiatan dilaksanakan pada Juli-November 2025 di Desa Mabar dengan melibatkan 36 ibu dan 11 kader. Kegiatan meliputi edukasi, role play, dan pendampingan kader. Evaluasi pada 36 ibu dilakukan melalui pretest dan posttest, sedangkan pendampingan kader dievaluasi melalui formulir deteksi dini dan diskusi refleksi. Hasil menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 47,2% menjadi 55,6%, dan rerata skor meningkat dari 15,14 ± 1,624 menjadi 15,75 ± 1,381 (p=0,016). Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta sudah cukup baik, sehingga metode CERDIK terutama berperan sebagai penguatan pemahaman. Metode CERDIK meningkatkan peran ibu dan kader dalam deteksi dini serta pencegahan kekerasan berbasis komunitas. Kegiatan lanjutan disarankan untuk memperluas kerja sama dengan pemerintah desa, sekolah, layanan kesehatan, dan lembaga perlindungan agar upaya pencegahan kekerasan dapat berkelanjutan.
Adolescent Barriers to Understanding Cancer Information:A Qualitative Study Dina Rasmita; Dewi Elizadiani Suza; Dwi Karina Ariadni
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 2026 Caring: Indonesia Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v8i1.25785

Abstract

Cancer-related information is widely accessible to adolescents through schools, families, social media, and their surrounding environment. However, adequate understanding has not necessarily been produced by increased access to information. In this study, adolescents' experiences of the barriers that are encountered in the accessing and understanding of cancer-related information were aimed to be explored. A qualitative study with a descriptive phenomenological approach was conducted. Eighteen Grade XII students from SMK Negeri 14 Medan were purposively selected and were participated in semi-structured interviews. The data were analysed manually using Colaizzi's phenomenological method. Three main themes were identified by the analysis: (1) difficulty in the understanding of complex and diverse cancer information; (2) difficulty in the filtering and prioritising of large volumes of cancer information; and (3) difficulty in the coping with uncertainty before an adequate understanding of cancer was developed. These barriers were associated with fragmented and limited information, unfamiliar medical terminology, communication that was not tailored to adolescents' level of understanding, the broad scope of cancer-related topics, challenges in the prioritising of information, confusion in the distinguishing between symptoms, prevention, and treatment, and the perception of cancer as an inevitable death sentence. It is suggested by the findings that cancer information for adolescents should be communicated using clear, age-appropriate language, be presented progressively, be tailored to their lived experiences, be delivered by trusted sources, and be designed with consideration for adolescents' psychological needs. Valuable insights for the development of school-based cancer education programmes and adolescent-centred nursing interventions are provided by these findings.                                                                                                           Keywords: Cancer, Health literacy, Health information, Teenagers