Wafiq Nur Arbian
Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kelembagaan Petani melalui Strategi Penguatan Kapasitas Manajerial dan Kebijakan Internal di Gapoktan Tamanan Makmur: Empowering Farmer Institutions through Managerial Capacity and Internal Policy Strategies at Tamanan Makmur Gapoktan Wafiq Nur Arbian; Nicky Oktav Fauziah; Sujono Sujono
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1184

Abstract

Sektor pertanian di Kalurahan Tamanan menghadapi tantangan stagnasi kelembagaan petani pascapandemi, terutama pada aspek manajerial dan administrasi organisasi. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan kapasitas kelembagaan pada Gabungan Kelompok Tani Tamanan Makmur guna meningkatkan peran dan fungsinya dalam pemberdayaan petani. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap delapan informan, serta diskusi kelompok terarah. Analisis data dilakukan menggunakan matriks evaluasi faktor Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) serta matriks Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi internal lembaga masih lemah dengan skor 2,02, sementara kondisi eksternal memiliki peluang kuat denganskor 2,70. Posisi kelembagaan berada pada strategi berbenah diri atau Kuadran III (turnaround). Strategi prioritas utama yang dihasilkan dari analisis matriks Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) adalah penguatan tata kelola administrasi dan kebijakan internal dengan skor daya tarik tertinggi sebesar 3,55. Program pemberdayaan ini menekankan bahwa penguatan fondasi internal kelembagaan dapat dilakukan melalui penertiban administrasi dan penyusunan kebijakan internal organisasi. Fokus pada pembenahan sistem manajerial ini telah diimplementasikan melalui penyusunan aturan internal Gapoktan serta penerapan empat buku administrasi wajib (Buku Kas, Buku Inventaris, Buku Daftar Hadir, dan Buku Notulen) guna menciptakan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel dalam mendukung kemandirian petani di wilayah peri-urban.