Dian Nur Afianto
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Padat Dan Kumuh Kawasan Kampung Pesisir Kelurahan Tanjung Laut Indah Kota Bontang Dian Nur Afianto; Andi Muhibuddin; Agus Salim
Urban and Regional Studies Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v8i2.6238

Abstract

Dalam penelitian ini terdapat beberpa tujuan yang ingin dicapai. Pertama, menganalis kebutuhan prasarana dasar dengan mengacu pada pedoman teknis dan peraturan terkait. Kedua, mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan permukiman menjadi kumuh dengan menggunakan analisis Chi-Square. Ketiga, merumuskan strategi penanganan kawasan dengan menggunakan analisis SWOT. Dari penelitian ini telah didapatkan beberapa hasil penelitian. Pertama, diketahuinya kebutuhan prasarana dasar kawasan Kampung Pesisir sampai dengan 20 tahun kedepan. Kedua, faktor-faktor yang menyebabkan kawasan Kampung Pesisir menjadi kumuh, yaitu layanan infrastruktur dasar, kondisi sosial ekonomi, kedekatan dengan pusat kegiatan ekonomi, dan legalitas. Ketiga, strategi utama penanganan kawasan kumuh Kampung Pesisir masuk didalam kuadran I atau strategi S-O, yaitu memanfaatkan kekuatan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan oleh pemerintah daerah sebagai dasar untuk menyusun kebijakan dalam penanganan permukiman kumuh di kawasan Kampung Pesisir Kelurahan Tanjung Laut Indah Kota Bontang. In this research, there are several objectives to be achieved. First, to analyze the need for basic infrastructure by referring to technical guidelines and related regulations. Second, to identify and analyze the factors causing settlements to become slums using Chi-Square analysis. Third, to formulate strategies for handling the area using SWOT analysis. From this research, several results have been obtained. First, the basic infrastructure needs of the Kampung Pesisir area for the next 20 years have been known. Second, the factors that cause the Kampung Pesisir area to become a slum, namely basic infrastructure services, socio-economic conditions, proximity to economic activity centers, and legality. Third, the main strategy for handling the slum area of the Kampung Pesisir is included in quadrant I or the S-O strategy, namely utilizing internal strengths by utilizing external opportunities. The results of the study are expected to be used by the local government as a basis for formulating policies in handling slum residential are in the Kampung Pesisir area of Tanjung Laut Indah Village, Bontang City.