Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI ENZIM TRANSGLUTAMINASE DAN UBI UNGU PADA YOU-SIS (YOGURT- SOSIS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DAN KETAHANAN PANGAN DI DESA PANDAK Irfan Fadhlurrohman; Deni Setiadi; Indra Sugiharto; Abdul Malik Firdaus; Hasan Muhammad Yusuf; Lia Andeyani; Muhammad Raffi Akbar Yustisio; Rifki Ramadhan Nur Solehan; Audina Az-Zahra; Nafareza Belvayuna; Rafli Fauziyanto Johan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3942

Abstract

Stunting remains a major nutritional problem in Indonesia, particularly in rural areas with limited access to nutritious food and low consumption of animal protein. Pandak Village has local food potential such as milk, chicken meat, and purple sweet potato, but these resources have not been optimally utilized into value-added products. In addition, limited nutrition knowledge and food processing skills hinder adequate dietary intake. Therefore, an applicable local food-based innovation is needed. This program aimed to improve community knowledge, skills, and independence through the YOU-SIS (Yogurt & Sausage) innovation based on transglutaminase enzyme and purple sweet potato to support stunting prevention and food security. The methods included education sessions, hands-on training (learning by doing), and evaluation using pre-test and post-test. Activities were conducted participatively, involving a women farmer group as the main partner in technology transfer. The results showed significant improvements in participants’ knowledge and skills, with average increases of 49% in sausage processing and 57% in yogurt processing. Transglutaminase improved sausage texture and elasticity, while purple sweet potato enhanced color, aroma, texture, and functional value due to fiber and antioxidant content. The YOU-SIS product demonstrated good sensory acceptability. This innovation also increased the utilization of local food resources and community nutrition awareness. Overall, this program is effective as a functional food-based intervention model to support stunting prevention and community food security.
PENGARUH PENAMBAHAN KAYU SECANG (CAESALPINIA SAPPAN L.) DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DAN WARNA YOGHURT SUSU SAPI Catur Aprilia Anggraeni; Triana Setyawardani; Irfan Fadhlurrohman
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Persentase yang Berbeda terhadap Karakteristik Sensoris dan Warna Yoghurt Susu Sapi. Materi dan metode.  Bahan yang digunakan yaitu 10.000 g susu sapi, 50 g kayu secang, 25 g stater. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan kayu secang 0,1% (P1), 0,3% (P2), 0,5% (P3), 0,7% (P4), 0,9% (P5). Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dengan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT) dan beda nyata jujur (BNJ). Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu secang berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap karakteristik sensoris dan whiteness index (WI). Rataan karakteristik sensoris adalah warna 5,27±0,91 (P1) - 3,63±1,40 (P5), aroma 5,30±1,34 (P1) - 4,00±1,15 (P5), tekstur 4,77±1,04 (P1) - 3,88±1,29 (P5), rasa 4,17±1,12 (P1) - 3,03±1,38 (P5), kesukaan (overall) 4,57±0,97 (P1) - 3,60±1,07 (P5) dan whiteness index (WI) 73,53±3,52 (P1) - 45,11±22,67 (P5), L*(lightness) 73,98±3,54 (P1) - 46,06±22,92 (P5), a*(redness) -1,96±2,68 (P1)- -4,70±3,07 (P5), b*(yellowness) -0,67±4,33 (P1)- -3,21±8,57 (P5). Kesimpulan. Penambahan bubuk kayu secang dengan persentase berbeda menghasilkan karakteristik sensoris yang disukai hingga agak disukai dan nilai whiteness index (WI) dan L*(lightness) yang sama lalu menurun sementara nilai a*(redness) dan b*(yellowness) relatif sama.
PENGARUH PENAMBAHAN PERSENTASE EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) PADA KEJU BERBAHAN DASAR SUSU KAMBING TERHADAP TEKSTUR DAN pH Maharsukma Paramanindra; Juni Sumarmono; Irfan Fadhlurrohman
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Penambahan Persentase Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Pada Keju Berbahan Dasar Susu Kambing Terhadap Tekstur Dan pH” bertujuan untuk mengkaji bagaimana penambahan ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) memengaruhi tekstur dan tingkat keasaman (pH) keju yang dibuat dari susu kambing. Kayu manis dipilih karena kandungan senyawa aktif seperti cinnamaldehyde yang memiliki sifat antioksidan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas keju. Penelitian dilakukan menggunakan lima persentase ekstrak kayu manis berbeda yaitu 0% (kontrol), 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%, dengan pengulangan sebanyak empat kali untuk tiap perlakuan. Tekstur keju diukur menggunakan alat Texture Analyzer sedangkan pH keju diukur dengan pH meter digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak kayu manis memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap tekstur keju dengan nilai kekerasan (hardness) rata-rata sekitar 765,73 g/mm². Keju dengan 1% ekstrak kayu manis justru menunjukkan tekstur paling lunak dengan hardness terendah yaitu 592,19 g/mm². Sementara itu nilai pH keju dari semua perlakuan relatif stabil dan tidak berbeda secara signifikan dengan rata-rata pH 5,05. Kesimpulan, penambahan ekstrak kayu manis dengan persentase 0%-2% memberikan perubahan yang tidak signifikan terhadap tekstur dan pH keju berbahan dasar susu kambing.
TOTAL PADATAN DAN PERSENTASE PRODUK DADIH SUSU SAPI DENGAN LAMA FERMENTASI BERBEDA Millati Shounia Dzilali; Triana Setyawardani; Irfan Fadhlurrohman
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul. Penelitian ini berjudul total padatan dan persentase produk dadih susu sapi dengan lama fermentasi berbeda. Latar Belakang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap total padatan dan persentase produk dadih telah dilaksanakan pada 10 – 21 Februari 2025. Materi dan Metode. Materi utama yang digunakan adalah susu sapi dengan penambahan starter yogourmet dan susu skim. Perlakuan yang diberikan yaitu dadih dibuat dengan lama fermentasi 10 jam (P1); 20 jam (P2); 30 jam (P3); dan 40 jam (P4). Analisis data yang digunakan adalah analisis variansi (ANAVA). Metode rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 5 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berbeda dadih pada susu sapi  berpengaruh tidak nyata terhadap total padatan (P>0,05). Namun demikian, lama fermentasi berbeda pada dadih susu sapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase produk dengan rataan hasil analisis variansi sebesar 77,06±4,55 – 87,49±2,24. Kesimpulan. Semakin lama fermentasi menurunkan persentase dadih susu sapi secara linear.