Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of a Motorcycle Charging System Trainer as a Student-Centered Learning Medium for Vocational Automotive Education Teofilus Isandri; Muhammad Amiruddin; Ginanjar Budiarsyah
Jurnal E-Komtek Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v10i1.3282

Abstract

The Indonesian government prioritizes vocational education as a human resource development strategy to meet industrial needs. This study developed a Trainer for the Motorcycle Charging System at the PVTO Laboratory of PGRI University Yogyakarta using the ADDIE model. The Design phase utilized Autodesk Fusion 360 to design an ergonomic hollow steel frame, while the Development phase included frame fabrication, installation of a standard wiring system, and integration of digital measuring instruments for real-time visualization of electrical parameters. Technical testing results showed 100% system functionality and very high physical feasibility with a validation score of 4.71/5.00. This product has proven effective as a troubleshooting tool that facilitates systematic diagnosis and supports students’ mastery of mechanical competencies.
Sosialisasi Perawatan Mesin Produksi Tahu untuk Meningkatkan Umur Pakai Alat pada UMKM Tahu Barokah Rasa Darmaraja, Kabupaten Sumedang Ginanjar Budiarsyah
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3244

Abstract

UMKM Tahu Barokah Rasa di Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, adalah unit usaha pengolahan tahu skala kecil yang bergantung pada mesin penggiling kedelai (Grinding Machine Panda Brand NT-200-1) sebagai peralatan inti produksi. Tantangan yang dihadapi mitra adalah minimnya pengetahuan pengelola terkait tata cara dan frekuensi perawatan mesin yang seharusnya dilakukan secara rutin, kondisi ini membuka peluang terjadinya kerusakan prematur dan penurunan kapasitas produksi. Program pengabdian ini dirancang untuk membangun kesadaran dan kapasitas mitra dalam menerapkan perawatan preventif, mencakup penyusunan jadwal berkala dan Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan mesin. Pendekatan yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR) yang berjalan melalui empat siklus: reconnaissance, planning, action, serta observation and reflection bersama mitra secara kolaboratif. Luaran kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, disertai tersedianya dokumen jadwal dan SOP perawatan yang siap diterapkan secara independen.