Rifqy Akmal Fauzan
Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan Hibah (SIAPBAH) di Bidang Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Rifqy Akmal Fauzan; Muhammad Agus Muljanto
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.772

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan Hibah (SIAPBAH) sebagai upaya mengatasi permasalahan pengelolaan arsip administrasi dana hibah pembangunan infrastruktur yang sebelumnya masih tersebar dan sulit dilacak. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menganalisis implementasi kebijakan berdasarkan teori George C. Edward III yang mencakup empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian diolah menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan melalui forum rapat dan platform digital telah membangun pemahaman tentang fungsi dan kegunaan SIAPBAH, meskipun belum ada panduan teknis tertulis yang menyebabkan pemahaman operasional belum sepenuhnya seragam. Ketersediaan pegawai dan program pelatihan teknis mendukung operasional aplikasi, meskipun masih ditemukan kesenjangan kemampuan digital dan hambatan infrastruktur. Disposisi pelaksana yang positif menjadi modal utama karena pegawai merasakan manfaat langsung dan menunjukkan disiplin dalam mengelola arsip digital. Namun, ketiadaan standar operasional prosedur dan pembagian tugas formal dalam struktur birokrasi menyebabkan alur kerja masih bergantung pada praktik informal. Penelitian menyimpulkan bahwa SIAPBAH memiliki potensi besar dalam mendukung efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan hibah, dengan catatan perlunya penguatan kapasitas teknis, perbaikan infrastruktur, dan formalisasi prosedur agar implementasinya lebih optimal dan berkelanjutan.