Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Sistem Akuntansi Pembelian pada PT Bimola Instant (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Mie Instant) Hartono, Frisca Cicilia Arvian; Balino, Gabriela; Maratade, Caecillia; Bastian, Marcelina Tania Windy; Lintong, Jerry Sonny
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem akuntansi pembelian merupakan komponen kritis dalam siklus pengeluaran perusahaan manufaktur yang berkaitan langsung dengan kesinambungan produksi dan pengendalian biaya. Kelemahan dalam sistem ini dapat mengekspos perusahaan terhadap risiko overstocking, pembayaran ganda, hingga kecurangan pengadaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem akuntansi pembelian PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, yang mengelola rantai pasok dengan enam pemasok dan 14 jenis bahan baku. Metode yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif-kualitatif dengan sumber data berupa dokumentasi prosedur pembelian, hasil analisis pengendalian internal menggunakan enam dimensi kontrol COSO yang diusulkan. Hasil evaluasi menemukan enam kelemahan utama: absennya kebijakan 'No Requisition, No PO', pemusatan tugas di bagian gudang tanpa QC independen, dokumen tanpa penomoran urut cetak, tidak adanya CCTV dan akses kontrol elektronik, serta pengecekan independen yang bersifat reaktif. Sebelas temuan audit internal mengkonfirmasi bahwa kelemahan bersifat sistemik dan lintas siklus. Penelitian ini merekomendasikan penambahan fungsi QC/QA independen, standarisasi dokumen bernomor urut cetak, penerapan dual-custody pada penerimaan barang, rekonsiliasi mingguan antara catatan gudang dan akuntansi, serta implementasi sistem informasi akuntansi terintegrasi berbasis komputer. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengendalian internal secara menyeluruh sebagai fondasi tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel pada perusahaan manufaktur skala menengah.