Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Lingkungan dan Keterampilan Pengelolaan Limbah Elektronik melalui Workshop 3R Berbasis Hands-on Learning di SMA Negeri 65 Jakarta Barat Tasdik Darmana; Syarif Hidayat; Ridha Yasser
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan perangkat elektronik di kalangan pelajar telah berkontribusi terhadap bertambahnya volume limbah elektronik (e-waste) yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah elektronik dan minimnya keterampilan pemeliharaan perangkat menjadi tantangan dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan, pengetahuan, dan keterampilan siswa SMA Negeri 65 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dalam pengelolaan limbah elektronik berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui tahapan survei awal, sosialisasi, workshop praktik pengelolaan limbah lampu LED, pendampingan oleh mahasiswa, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup dampak limbah elektronik terhadap lingkungan, perubahan iklim, pemeliharaan perangkat elektronik, serta pemanfaatan kembali komponen elektronik yang masih layak digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan limbah elektronik. Pendekatan hands-on learning terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi peserta, keterampilan dasar pengelolaan e-waste, serta membentuk sikap peduli lingkungan. Program ini berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan dalam mendukung pengurangan limbah elektronik dan transisi menuju lingkungan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Quantification of CO₂ Emission Reductions from Biomass Co-firing at a Coal-Fired Power Plant Using the IPCC 2006 Tier 2 Methodology Tasdik Darmana; Khumaidah Darojat; Dyah Ayu Kesuma; Ariman Ariman; Veriah Hadi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), January 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coal-fired power plants are the dominant source of electricity in Indonesia but also a major contributor to greenhouse gas (GHG) emissions, posing challenges to the country’s net-zero emission commitment by 2060. This study aims to quantify the impact of biomass co-firing on emission reduction and carbon credit potential in Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, North Sumatra Power Plant using the 2006 IPCC Guidelines (Tier 2). Operational data from 2022 (100% coal) and 2024 (coal–biomass mix) were analyzed through a mass and energy balance approach. Results indicate that integrating 41,324 tons of solid biomass and 3,798 kiloliters of liquid biomass in 2024 reduced coal consumption by 24,379 tons and cut CO₂ emissions by 38,419 tons compared to the 2022 baseline. Although the substitution rate was only 1.72% of the fuel mix, the reduction was measurable and economically significant, providing potential carbon credit value. These findings highlight biomass co-firing as a viable strategy to reduce GHG emissions and support Indonesia’s energy transition, while emphasizing the need for advanced methodologies (Tier 3, LCA) and sustainable biomass supply chains to ensure long-term implementation.