Rion Nofrianda
Jambi University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI SMP NEGERI 26 KABUPATEN BATANGHARI Cindy Trifosa; Rion Nofrianda; Jelpa Periantalo
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 3 (2026): Vol 2. No. 3 Edisi Juni - September 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.2923

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan remaja Indonesia terus meningkat, termasuk pada siswa SMP Negeri 26 Kabupaten Batanghari yang aktif menggunakan TikTok, WhatsApp, dan Instagram dalam kesehariannya. Interaksi di media sosial kerap memunculkan perbandingan sosial berdasarkan jumlah pengikut dan likes, yang berpotensi menurunkan harga diri dan turut memengaruhi kepercayaan diri siswa, baik di dunia maya maupun dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kepercayaan diri pada siswa pengguna media sosial di SMP Negeri 26 Kabupaten Batanghari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 96 siswa kelas VII hingga IX. Data dikumpulkan menggunakan skala harga diri (32 aitem) dan skala kepercayaan diri (42 aitem) yang telah teruji valid dan sangat reliabel (α = 0,965 dan α = 0,963), kemudian dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori harga diri sedang (36,5%) dan kepercayaan diri sedang (39,6%). Uji korelasi memperoleh nilai r = 0,855 dengan p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan positif sangat signifikan antara kedua variabel, dengan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,732. Hipotesis alternatif diterima, yang berarti semakin tinggi harga diri siswa maka semakin tinggi pula kepercayaan dirinya dalam bermedia sosial. Sekolah dan orang tua disarankan berperan aktif menguatkan harga diri remaja sebagai upaya membangun kepercayaan diri yang sehat.
HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI SMP NEGERI 26 KABUPATEN BATANGHARI Cindy Trifosa; Rion Nofrianda; Jelpa Periantalo
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 3 (2026): Vol 2. No. 3 Edisi Juni - September 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.2929

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan remaja Indonesia terus meningkat, termasuk pada siswa SMP Negeri 26 Kabupaten Batanghari yang aktif menggunakan TikTok, WhatsApp, dan Instagram dalam kesehariannya. Interaksi di media sosial kerap memunculkan perbandingan sosial berdasarkan jumlah pengikut dan likes, yang berpotensi menurunkan harga diri dan turut memengaruhi kepercayaan diri siswa, baik di dunia maya maupun dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kepercayaan diri pada siswa pengguna media sosial di SMP Negeri 26 Kabupaten Batanghari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 96 siswa kelas VII hingga IX. Data dikumpulkan menggunakan skala harga diri (32 aitem) dan skala kepercayaan diri (42 aitem) yang telah teruji valid dan sangat reliabel (α = 0,965 dan α = 0,963), kemudian dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori harga diri sedang (36,5%) dan kepercayaan diri sedang (39,6%). Uji korelasi memperoleh nilai r = 0,855 dengan p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan positif sangat signifikan antara kedua variabel, dengan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,732. Hipotesis alternatif diterima, yang berarti semakin tinggi harga diri siswa maka semakin tinggi pula kepercayaan dirinya dalam bermedia sosial. Sekolah dan orang tua disarankan berperan aktif menguatkan harga diri remaja sebagai upaya membangun kepercayaan diri yang sehat.