Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI: Sinergitas Empat Pilar MPR RI terhadap Nilai-nilai Islam Mahasiswa Muh Haris; Faldin Baen; Mansur; Anis Khoirunnisak
RESPINARIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/respinaria.v3i1.200

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai sinergitas Empat Pilar MPR RI dengan nilai-nilai Islam. Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika memiliki kedudukan penting sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan ajaran Islam, seperti tauhid, akhlak, keadilan, musyawarah, persaudaraan, toleransi, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Juni 2026 di Gedung A Universitas Ivet, Kota Semarang, dengan melibatkan 100 mahasiswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, refleksi bersama, dan evaluasi singkat. Materi yang diberikan mencakup Empat Pilar MPR RI, nilai-nilai Islam bagi pemuda, implementasi nilai Islam dalam kehidupan mahasiswa, serta hubungan karakter Pancasila dengan pemuda Muslim yang moderat dan cinta tanah air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami hubungan antara nilai kebangsaan dan nilai keislaman secara lebih kontekstual. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya sikap disiplin, kejujuran, kepedulian sosial, toleransi, dan moderasi dalam kehidupan akademik maupun sosial. Kegiatan ini menegaskan bahwa identitas keislaman dan identitas kebangsaan tidak saling bertentangan, melainkan dapat berjalan secara harmonis dalam membentuk karakter mahasiswa yang religius, nasionalis, moderat, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya penguatan karakter mahasiswa dalam menghadapi tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di era digital.