Inggrid Rista Listanti
Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mekanisme, Polimer, dan Aplikasi Klinis Gastroretentive Drug Delivery System: Sebuah Tinjauan Pustaka Putri Tri Hartini; Zia Azzahra; Annisa Aulia Larasati; Fidela Atha Yusli; Inggrid Rista Listanti
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2206

Abstract

Sediaan oral konvensional sering kali menghadapi tantangan fisiologis seperti waktu pengosongan lambung yang cepat (gastric emptying time), variasi pH, dan degradasi enzimatik, yang menyebabkan rendahnya bioavailabilitas dan tingginya frekuensi pemberian dosis. Sebagai solusi inovatif, Gastroretentive Drug Delivery System (GRRDS) dikembangkan untuk memperpanjang waktu tinggal sediaan di lambung, sehingga meningkatkan efektivitas terapi dan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme dasar retensi lambung, variasi polimer dan eksipien, serta aplikasi klinis terkini dari GRRDS. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif non-eksperimental mengikuti protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect terhadap artikel terbitan tahun 2022–2026, di mana 30 artikel terpilih dianalisis berdasarkan mekanisme retensi, eksipien polimer, metode evaluasi, dan aplikasi klinis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mekanisme floating system mendominasi penelitian karena efisiensinya dalam mempertahankan posisi sediaan di lambung. Penggunaan polimer seperti Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC), natrium alginat, dan kitosan merupakan komponen kunci dalam mengatur pelepasan obat secara terkendali (sustained release). Evaluasi sediaan umumnya mencakup pengujian disolusi in vitro, uji floating, serta karakterisasi fisikokimia menggunakan SEM dan FTIR. Secara klinis, GRRDS terbukti efektif untuk terapi lokal seperti eradikasi Helicobacter pylori dan pengobatan ulkus lambung, serta optimal untuk obat dengan jendela absorpsi sempit (narrow absorption window), yang berkontribusi nyata pada peningkatan bioavailabilitas dan pengurangan efek samping.