Yosep Rengkei Dimara
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GERAKAN EDUKASI LINGKUNGAN MELALUI AKSI TANAM POHON OLEH MAHASISWA KPM UNIMUDA SORONG DI TAHURA RAJA AMPAT Yosep Rengkei Dimara; Karmila Sinen; Halisa Alting; Fauziya Sahlan; Fadil Indra Santoso
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1205

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 2025 Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong melaksanakan program penghijauan melalui aksi penanaman pohon di wilayah Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi lingkungan, serta aksi penanaman pohon bersama masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat dan mahasiswa dalam upaya penghijauan lingkungan. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekologis berupa peningkatan ruang hijau, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, program ini juga memiliki nilai pendidikan yang penting dalam membangun karakter dan kesadaran lingkungan bagi masyarakat maupun mahasiswa. Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik langsung penanaman pohon, masyarakat memperoleh pendidikan lingkungan mengenai pentingnya menjaga hutan, mengurangi kerusakan alam, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk mengembangkan sikap tanggung jawab sosial, kepedulian ekologis, kerja sama, dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Dengan demikian, program penghijauan ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi media pendidikan lingkungan hidup yang mampu menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam kepada generasi muda dan masyarakat secara berkelanjutan.