Nasyiin Faqih
Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI BUILDING INFORMATION MODELING UNTUK EVALUASI AKURASI VOLUME, BIAYA, DAN WAKTU PADA PEKERJAAN STRUKTUR GEDUNG: STUDI KASUS RSUD KAJEN PEKALONGAN Muhamad Hilman Nafi Syaroif; Ashal Abdussalam; Nasyiin Faqih; Mochammad Qomaruddin; Mushthofa Mushthofa
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v5i1.232

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga membutuhkan estimasi biaya dan perencanaan waktu yang akurat untuk mencegah pemborosan material, pembengkakan biaya, serta keterlambatan proyek. Building Information Modeling (BIM) merupakan teknologi pemodelan digital 3D terintegrasi yang mampu menghasilkan data volume, estimasi biaya, dan penjadwalan secara lebih presisi. Penelitian ini membahas penggunaan konsep Building Information Modeling dalam menganalisis dan membandingkan volume pekerjaan struktur, estimasi biaya, serta durasi pelaksanaan pekerjaan. Pemodelan elemen struktur dibuat menggunakan Autodesk Revit untuk memperoleh volume pekerjaan secara otomatis melalui Quantity Take Off (QTO), sedangkan estimasi biaya diolah menggunakan Microsoft Excel. Penjadwalan disusun melalui Microsoft Project dan disimulasikan dalam bentuk 4D menggunakan Autodesk Navisworks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM mampu memberikan volume pekerjaan yang lebih akurat dengan selisih volume beton sebesar 0,16% dan volume pembesian 0,12% jika dibandingkan metode konvensional. Perbedaan tersebut berdampak pada selisih biaya pekerjaan beton sebesar Rp 3.785.493,55 dan pekerjaan pembesian sebesar Rp 7.401.634,03. Selain itu, metode BIM menghasilkan total durasi pekerjaan struktur selama 157 hari, yang terintegrasi secara langsung dengan model digital sehingga memudahkan proses koordinasi dan evaluasi jadwal proyek. Secara keseluruhan, penerapan BIM terbukti dapat memberikan data volume yang lebih akurat, memudahkan koordinasi jadwal, serta meningkatkan ketepatan dan efisiensi proses perencanaan maupun pelaksanaan dibandingkan metode konvensional