Robbi Fi Ardhi
Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU LENDUTAN STRUKTUR BALOK GIRDER JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE PRATT, WARREN, BALTIMORE, DAN K-TRUSS AKIBAT PEMBEBANAN SNI 1725:2016 DAN SNI 2833:2016 Robbi Fi Ardhi
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v5i1.186

Abstract

Perilaku lendutan pada struktur balok girder jembatan rangka baja merupakan parameter penting yang menentukan kenyamanan, keamanan, dan umur layan jembatan, terutama pada bentang menengah. Variasi konfigurasi truss seperti Pratt, Warren, Baltimore, dan K-Truss memiliki karakteristik distribusi gaya dan deformasi yang berbeda, sehingga diperlukan analisis komparatif yang menyeluruh untuk mendukung efisiensi desain struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan perilaku lendutan maksimum dari empat tipe rangka baja tersebut pada bentang 60 meter dengan kombinasi pembebanan sesuai SNI 1725:2016 dan SNI 2833:2016, serta divalidasi dengan acuan AASHTO LRFD 2020. Pemodelan numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 v24, dengan parameter geometri, properti material, dan kondisi pembebanan yang seragam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua tipe struktur memenuhi batas lendutan izin sebesar L/800 (75 mm), dengan lendutan maksimum tertinggi tercatat pada tipe Baltimore (38,58 mm), dan terendah pada tipe Warren (23,25 mm). Selain itu, camber akibat beban mati pada semua model berada dalam rentang toleransi standar (15–135 mm). Berdasarkan efisiensi deformasi dan kinerja terhadap beban kombinasi, tipe Warren direkomendasikan sebagai konfigurasi rangka yang paling optimal untuk jembatan baja bentang 60 meter. Penelitian ini memberikan kontribusi teknis sebagai referensi dalam pemilihan tipe rangka baja yang efektif dan memenuhi standar nasional dan internasional.