Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN DAK FISIK (STUDI KASUS DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT) Hanik Mujiati; Sarji; Johan Joko Prasetyo
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1480

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, berdasarkan hasil penelitian dan ketentuan yang berlaku mengenai pengelolaan DAK Fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan DAK Fisik dapat dilakukan melalui sinkronisasi arah kebijakan pemerintah pusat ke dalam perencanaan daerah, pelaksanaan lelang dini, pelaksanaan monitoring dan evaluasi pada seluruh bidang DAK Fisik, eliminasi kegiatan penunjang selain perencanaan dan pengawasan dari rencana kegiatan DAK Fisik, serta penganggaran sisa DAK Fisik yang terdapat di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Penelitian ini juga memberikan saran kepada pemerintah daerah agar tidak menggunakan dana DAK Fisik untuk mendanai perjalanan dinas, makan minum rapat, penggandaan, dan kegiatan penunjang lainnya selain perencanaan dan pengawasan. Selain itu, pemerintah pusat alangkah baiknya meninjau kembali mekanisme perhitungan capaian output kegiatan penunjang agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara tingkat penyerapan anggaran dan capaian output kegiatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pada daerah yang berbeda guna mengetahui konsistensi hasil penelitian.
STRATEGI PENGELOLAAN DAK FISIK (STUDI KASUS DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT) Hanik Mujiati; Sarji; Johan Joko Prasetyo
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1480

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, berdasarkan hasil penelitian dan ketentuan yang berlaku mengenai pengelolaan DAK Fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan DAK Fisik dapat dilakukan melalui sinkronisasi arah kebijakan pemerintah pusat ke dalam perencanaan daerah, pelaksanaan lelang dini, pelaksanaan monitoring dan evaluasi pada seluruh bidang DAK Fisik, eliminasi kegiatan penunjang selain perencanaan dan pengawasan dari rencana kegiatan DAK Fisik, serta penganggaran sisa DAK Fisik yang terdapat di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Penelitian ini juga memberikan saran kepada pemerintah daerah agar tidak menggunakan dana DAK Fisik untuk mendanai perjalanan dinas, makan minum rapat, penggandaan, dan kegiatan penunjang lainnya selain perencanaan dan pengawasan. Selain itu, pemerintah pusat alangkah baiknya meninjau kembali mekanisme perhitungan capaian output kegiatan penunjang agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara tingkat penyerapan anggaran dan capaian output kegiatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pada daerah yang berbeda guna mengetahui konsistensi hasil penelitian.