Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial literacy, herding behavior, dan pendapatan terhadap keputusan investasi emas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuesioner pada media sosial dengan metode convenience dan snowball sehingga mendapatkan 161 responden. Penilitian dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy tidak berpengaruh signifikan sehingga hipotesis ditolak. Herding behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas sehingga hipotesis diterima. Pendapatan paling dominan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan pemahaman mengenai literasi keuangan, perilaku investasi, dan pengelolaan pendapatan dalam pengambilan keputusan investasi emas bagi penulis serta menjadi referensi dan bahan untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi para akademisi. Selain itu, akademisi diharapkan dapat mengembangkan penelitian tentang keputusan investasi emas dengan menggunakan variabel lain serta metode dan objek penelitain yang berbeda sehingga dapat menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Pemerintah diharapkan dapat andil mengawasi layanan investasi emas yang ditawarkan oleh lembaga keuangan serta mengedukasi masyarakat agar menjadi investor emas yang bijak dan berpengetahuan. Selain itu, investor diharapkan dapat mempertimbangkan kondisi keuangan sebelum mengambil keputusan. Dalam berinvestasi emas perlu mempertimbangkan risiko dan manfaat, serta analisis yang mendalam bukan sekadar mengikuti keputusan investor lain.