This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH ABDIMAS
Narti Eka Putri
Universitas Tanri Abeng, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Gutama, Jakarta Timur, di Era Industri 5.0 Akhmad Hairul Umam; Agung Priyono; Muhammad Femy Mulyana; Irwan Setiawan; Muhamad Gibraltar; Narti Eka Putri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6750

Abstract

Perkembangan era Industri 5.0 menekankan pentingnya integrasi antara teknologi dan kemampuan humanistik, seperti kepemimpinan dan komunikasi, dalam dunia kerja. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan soft skills untuk meningkatkan kesiapan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dan komunikasi manajemen berbasis digital guna meningkatkan kesiapan kerja siswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2026 di SMK Gutama Jakarta dengan melibatkan 100 peserta. Metodologi yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, konstruktivisme, dan digital collaborative learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang mencakup aspek kepemimpinan, komunikasi, dan kesiapan kerja. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor kesiapan kerja meningkat dari 61,5 menjadi 83,9. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan diri, kemampuan komunikasi profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dalam konteks kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman yang terintegrasi dengan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di era Industri 5.0. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.