This Author published in this journals
All Journal WIDYA LAKSANA
Haydar Wafiq Nugke
Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Good Farming Practices: Revitalisasi Perkandangan Domba Dan Kambing Enike Dwi Kusumawati; Akhmad Zaini; Endi Sarwoko; Ali Mahmud; Kinta Ramayanti; Haydar Wafiq Nugke
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.102699

Abstract

Perkandangan merupakan salah satu kunci pokok penentu pengembangan sentra domba kambing untuk mendukung program pemberdayaan mitra produk unggulan daerah Kabupaten Malang. Namun sampai saat ini belum ada informasi yang pasti terkait seberapa besar daya dukung perkandangan tersebut untuk terwujudnya sentra kambing domba di Kecamatan Wagir. Tujuan artikel ini adalah membahas potensi dan kendala perkandangan di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam mengembangkan sentra domba kambing. Metode yang diterapkan dalam program ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif.  Pendekatan partisipatif dengan konsep belajar di masyarakat diterapkan dalam menggali potensi, persoalan dan solusi dalam mengembangkan sentra domba kambing dengan melibatkan tokoh-tokoh kunci Kecamatan Wagir. Kegiatan penggalian informasi perkandangan di Kecamatan Wagir ini dilakukan di seluruh desa Kecamatan Wagir yang berjumlah 12 desa. Setiap desa diambil 10 peternak sehingga total 120 peternak yang dilibatkan dalam penggalian informasi perkandangan berserta 13 mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dan tim pengabdi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kecamatan Wagir layak dikembangkan menjadi sentra kambing dan domba Malang dengan potensi perkandangan yang dimiliki. Implikasi kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui kondisi perkandangan di wilayahnya yang dapat digunakan sebagai bahan untuk revitalisasi perkandangan.