This Author published in this journals
All Journal WIDYA LAKSANA
I Nyoman Sila
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Youth Empowerment pada Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng sebagai Sentra Kerajinan Anyaman Bambu I Made Suarjana; Anak Agung Istri Dewi Adhi Utami; I Made Aditya Dharma; I Nyoman Sila; I Gusti Agung Ayu Putu Listyana; Uzlifatul Hasanah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.105768

Abstract

Rendahnya keterlibatan pemuda dalam pelestarian kerajinan bambu menyebabkan rendahnya produktivitas, daya saing, serta regenerasi pengrajin muda dalam industri kerajinan tradisional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Participatory Action Learning Model (PALM) dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan sosial pemuda melalui penguatan kemampuan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta, terdiri atas pengrajin muda dan anggota kelompok karang taruna, yang mengikuti rangkaian pelatihan, pendampingan, serta refleksi partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta evaluasi pretest–posttest dengan instrumen kinerja dan persepsi peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kompetensi pemuda, yakni pengetahuan produksi bambu meningkat dari 20% menjadi 54%, keterampilan teknis naik dari 10% menjadi 47%, kemampuan kewirausahaan digital meningkat dari 25% menjadi 63%, dan sikap kewirausahaan sosial bertambah dari 15% menjadi 34%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif berbasis PALM efektif dalam membangun kesadaran reflektif, partisipasi aktif, serta kemampuan adaptif pemuda dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif berkelanjutan berbasis budaya lokal.