Samuel Patra
Program Studi PGSD, Universitas Pattimura, Ambon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SAL (STUDENT ACTIVE LEARNING) PADA MATERI LINGKUNGAN DI KELAS III SDK NYAMA Leliana Lekiwona; Samuel Patra; Fransheine Rumtutuly
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.10840

Abstract

Low IPAS learning outcomes among third-grade students at SDK Nyama on Environment material motivated this study. Teacher-centered instruction and limited student participation caused most students to fall below the established Learning Objective Attainment Criteria (KKTP). This study aimed to improve IPAS learning outcomes through the Student Active Learning (SAL) cooperative learning model on Environment material in Grade III at SDK Nyama. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, with 19 students as research subjects. Each cycle comprised four stages: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through learning outcome tests, observation sheets, and documentation, then analyzed using quantitative descriptive techniques across three assessment domains: cognitive, psychomotor, and affective. Results showed consistent improvement at each cycle. In the pre-action phase, the mastery rate was only 16%, with a class average of 65. Following SAL implementation, the mastery rate increased to 42% in Cycle I with an average of 70, and reached 100% in Cycle II with an average of 78. Improvement was recorded across all assessment domains, including conceptual understanding, process skills, and student learning attitudes. The SAL cooperative learning model effectively improved IPAS learning outcomes of third-grade SDK Nyama students on Environment material. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas III SDK Nyama pada materi Lingkungan menjadi permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini. Dominasi pendekatan pembelajaran berpusat pada guru dan minimnya keterlibatan aktif siswa menyebabkan sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Active Learning (SAL) pada materi Lingkungan di kelas III SDK Nyama. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Setiap siklus terdiri atas empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan mengukur tiga aspek penilaian: kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada pra-tindakan, persentase ketuntasan hanya 16% dengan rata-rata nilai 65. Setelah penerapan model SAL, ketuntasan meningkat menjadi 42% pada Siklus I dengan rata-rata 70, dan mencapai 100% pada Siklus II dengan rata-rata 78. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, termasuk pemahaman konsep, keterampilan proses, dan sikap belajar siswa. Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe SAL efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SDK Nyama pada materi Lingkungan secara menyeluruh..