I Kadek Angga Aditya
Universitas Triatma Mulya Jembrana, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karywan Pabrik PT. Bali Maya Permai Food Canning Industri Kabupaten Jembrana I Kadek Angga Aditya; Luh Gede Putri Kusuma Pekerti; Putu Lidia Marini
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pabrik pada PT. Bali Maya Permai Food Canning Industri Kabupaten Jembrana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner dengan skala Likert kepada sampel sebanyak 35 karyawan produksi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dieksekusi menggunakan piranti lunak SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian secara parsial (uji t) membuktikan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di antara ketiga variabel independen tersebut, disiplin kerja terdeteksi sebagai indikator yang paling dominan mengendalikan produktivitas kerja. Selanjutnya, hasil pengujian secara simultan (uji F) mengonfirmasi bahwa motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Bali Maya Permai Food Canning Industri. Berdasarkan temuan tersebut, manajemen perusahaan didesak untuk terus memupuk gairah kerja lewat insentif, memelihara kondusivitas area kerja, dan menegakkan sistem monitoring aturan yang tegas demi mengaselerasi capaian kinerja para personel.