Juliana Kurniawati
Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gaya Komunikasi Setiawan Ade dalam Membangun Interaksi dengan Viewers pada Restream Mobile Legends Professional League Indonesia Season 15 Luthfi Razzaq; Juliana Kurniawati
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Madia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v7i1.10174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gaya komunikasi yang digunakan oleh Setiawan Ade dalam membangun interaksi dan kedekatan dengan pemirsa selama aktivitas restream Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 15. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data termasuk observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi digital. Informan penelitian terdiri dari lima pemirsa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat partisipasi mereka dalam live chat dan pengalaman mereka menonton siaran restream. Proses analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setiawan Ade cenderung menerapkan gaya komunikasi asertif yang ditandai dengan penjelasan analitis yang jelas, penggunaan humor kontekstual, dan interaksi aktif dengan pemirsa melalui fitur live chat. Gaya komunikasi ini menciptakan suasana siaran yang dinamis, meningkatkan keterlibatan emosional pemirsa, dan memperkuat hubungan antara streamer dan pemirsa. Studi ini memberikan kontribusi pada studi komunikasi digital dengan menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang asertif dan interaktif merupakan faktor penting dalam membangun keterlibatan dalam praktik siaran langsung e-sports. Kata kunci: e-sports, siaran langsung, MPL Indonesia, siaran ulang, gaya komunikasi
REPRESENTASI KONSEP TOXIC FAMILY DALAM DRAMA KOREA QUEEN OF TEARS Betariya Betariya; Juliana Kurniawati
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi konsep toxic family dalam drama Korea Queen of Tears dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Melalui analisis terhadap lima adegan kunci, penelitian ini mengungkap bagaimana dinamika keluarga yang tampak harmonis ternyata menyimpan berbagai bentuk kekerasan emosional, kontrol berlebihan, dan komunikasi yang tidak sehat. Relasi suami istri, hubungan mertua dan menantu, serta interaksi ibu dan anak dalam drama ini menjadi cerminan dari struktur keluarga yang didominasi oleh nilai-nilai patriarkal dan hierarkis. Temuan menunjukkan bahwa Queen of Tears tidak hanya menyajikan kisah melodrama, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap mitos-mitos budaya yang menormalisasi represi emosi dan ketimpangan relasi dalam keluarga. Drama ini menjadi media reflektif yang menggugah kesadaran penonton akan pentingnya membangun komunikasi setara, empati, dan penghormatan terhadap otonomi emosional demi menciptakan keluarga yang lebih sehat secara psikologis dan sosial. Kata kunci: Representasi,Toxic Family,Drama Korea
Komunikasi Interpersonal Pelaku Judi Online (Game Slot) untuk Mengatasi Kecanduan Judi Online di Kelurahan Ibul Kota Manna Bengkulu Selatan M. Zahril Puri; Juliana Kurniawati
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8586

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan guna mengetahui peran komunikasi interpersonal dalam membantu pelaku judi online (game slot) mengatasi kecanduan di Kelurahan Ibul, Kota Manna, Bengkulu Selatan. Penelitian memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan melibatkan 4 informan yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria yang relevan. Analisis data dilakukan memakai model interaktif Miles dan Huberman dengan validasi melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antar pelaku berlangsung intens dalam komunitas pertemanan seperti tongkrongan dan grup digital. Komunikasi yang terjalin bersifat terbuka, egaliter, dan emosional, yang di satu sisi memperkuat kebiasaan berjudi, namun di sisi lain mulai menjadi media saling mengingatkan tentang bahaya kecanduan. kata kunci : game slot,judi online,komunikasi interpersonal
RESEPSI MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU TERHADAP KEKERASAN PSIKOLOGIS DALAM DRAMA WEAK HERO CLASS 1 Ivan Al Fayed; Juliana Kurniawati
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8592

Abstract

Fenomena Korean Wave atau Hallyu telah menyebar luas ke seluruh dunia dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk konsumsi media oleh generasi muda. Salah satu produk budaya Korea yang banyak digemari adalah drama Korea, yang tidak hanya menyajikan hiburan tetapi juga mengangkat isu-isu sosial seperti kekerasan psikologis. Drama Weak Hero Class 1 merupakan salah satu contoh tayangan yang menggambarkan kekerasan psikologis di lingkungan sekolah secara intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu angkatan 2021 menerima dan memaknai representasi kekerasan psikologis dalam drama tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori resepsi Stuart Hall, penelitian ini mengkaji cara mahasiswa menginterpretasikan pesan-pesan kekerasan non-fisik yang ditampilkan dalam drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens tidak secara pasif menerima pesan, melainkan memberikan makna yang beragam tergantung pada latar belakang pengalaman dan pemahaman mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana media populer membentuk kesadaran sosial remaja terhadap isu kekerasan psikologis.   Kata Kunci : Korean Wave, kekerasan psikologis, drama Korea, resepsi penonton, Stuart Hall