Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang Dan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita di UPTD Puskesmas Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal Fadia Diva Ramanda Nasution; Yatty Destani Sandy
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi kurang pada balita merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, daya tahan tubuh anak, serta kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2024, prevalensi gizi kurang secara nasional sebesar 16,9%, sedangkan di provinsi Sumatera Utara sebesar 7,9%, dan 12,6 % di Kabupaten Mandailing Natal. Balita merupakan kelompok yang rentan mengalami kekurangan gizi karena pertumbuhan yang cepat dan kebutuhan gizi yang tinggi. Hasil observasi awal di UPTD Puskesmas Hutabargot menunjukkan bahwa dari 10 balita, 5 balita (50%) mengalami gizi kurang, 70% ibu memiliki pengetahuan gizi yang rendah, dan 80% belum menerapkan pola asuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan pola asuh ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita di UPTD Puskesmas Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Hutabargot, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada bulan September – Oktober 2025. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel 94 orang ibu yang memiliki balita usia 12-60 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan gizi seimbang, kuesioner pola asuh, serta pengukuran antropometri balita menggunakan indikator BB/U. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi- square, dan multivariat menggunakan Regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan tentang gizi seimbang kategori kurang sebanyak 35 ibu (37,2%), kategori baik sebanyak 32 ibu (34,0%) dan kategori sedang sebanyak 27 ibu (28,7%). Pola asuh ibu sebagian besar termasuk kategori cukup sebanyak 63 ibu (67,0%), pola asuh kurang sebanyak 31 ibu (33,0%). Kejadian gizi kurang ditemukan pada 48 balita (51,1%), sedangkan balita yang tidak mengalami gizi kurang sebanyak 46 balita (48,9). Hasil uji Chi- square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita (p=0,000) serta pola asuh ibu dengan kejadian gizi kurang (p=0,000). Analisis Regresi logistik menunjukkan bahwa pengetahuan gizi seimbang dan pola asuh ibu berpengaruh signifikan (p=0,000) terhadap kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Hutabargot.