Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OBSTACLES IN THE PUBLICATION OF PRINTED AND NON-PRINTED MATERIALS IN THE DIGITAL AGE: A LITERATURE REVIEW FOR THE YEARS 2020–2025 Lailyah Salsabila Marsan; Suci Amelia Putri; Muhammad Farhan Abid; Denmas Anggy Nur Zihad
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.490

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam industri penerbitan, baik pada bahan cetak maupun non cetak. Masyarakat kini cenderung memilih sumber informasi yang lebih cepat, mudah diakses, dan praktis melalui media digital, sehingga memengaruhi eksistensi penerbitan konvensional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dihadapi dalam penerbitan bahan cetak dan non cetak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber pustaka yang relevan terbit pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerbitan bahan cetak menghadapi hambatan berupa menurunnya minat baca terhadap media cetak, tingginya biaya produksi dan distribusi, serta persaingan dengan media digital yang lebih efisien. Sementara itu, penerbitan bahan non cetak menghadapi tantangan berupa masalah hak cipta dan pembajakan digital, keterbatasan literasi digital, ketergantungan terhadap infrastruktur teknologi, serta tingginya persaingan konten di platform digital. Selain itu, perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi menuntut penerbit untuk melakukan inovasi dan transformasi digital secara berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi adaptasi melalui pengembangan model penerbitan hibrida, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta optimalisasi teknologi informasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan industri penerbitan di era digital.