Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Phytochemical Screening of Capsicum chinense Stem Extract: Detection of Alkaloids, Saponins, Tannins, and Terpenoids Fatimah Khaerani Siregar; Irma Suryani; Wan Luzni Rimelahas; Dimas Wahyudi; Putri Ainur Rohimah; Rana Wahyuni; Sabrina Lubis
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v11i1.29599

Abstract

Capsicum chinense merupakan salah satu varietas cabai yang populer digunakan dalam masakan dan dikenal mengandung beragam senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada bagian buah, sementara tangkai yang berperan sebagai jalur transportasi nutrisi dan metabolit sekunder masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder yang terdapat dalam tangkai Capsicum chinense melalui skrining fitokimia. Sebanyak 50 gram serbuk tangkai cabai diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% pada perbandingan 1:10 (b/v), kemudian filtrat diuapkan dengan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak selanjutnya diuji secara kualitatif untuk mendeteksi keberadaan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan terpenoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tangkai Capsicum chinense memberikan reaksi positif pada uji Mayer dan Bouchardat, uji Salkowski, serta uji menggunakan akuades dan FeCl3, yang masing-masing mengindikasikan adanya senyawa alkaloid, terpenoid, saponin, dan tanin. Sebaliknya, uji flavonoid dan steroid tidak menunjukkan perubahan warna. Temuan ini menunjukkan bahwa tangkai Capsicum chinense berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Gandaria (Bouea macrophylla Griff) Terhadap Perubahan Ekspresi Gen CD36 Pada Otak Tikus Yang Diinduksi CCL4 (Karbon Tetraklorida) Rana Wahyuni; Zahratul Idami
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.19356

Abstract

This study aimed to analyze the effect of gandaria fruit extract (Bouea macrophylla Griff.) on CD36 gene expression in the brains of CCl₄-induced rats (Rattus norvegicus). The experiment employed a completely randomized design consisting of five groups: negative control, positive control (CCl₄), and three treatment groups administered gandaria fruit extract at doses of 100, 150, and 200 mg/kgBW. CD36 gene expression was assessed using semi-quantitative PCR, normalized to the GAPDH reference gene, and analyzed based on band density using ImageJ software. Statistical analysis was performed using one-way ANOVA followed by post hoc testing at a significance level of p < 0.05. The results demonstrated that CCl₄ induction increased CD36 expression by 1.9-fold compared to the control group. Administration of gandaria fruit extract reduced CD36 expression relative to the CCl₄ group, with the lowest fold change observed at 100 mg/kgBW (1.08), while higher doses showed relatively increased expression but remained lower than the positive control. These findings indicate that gandaria fruit extract has the potential to modulate CD36 gene expression under CCl₄-induced oxidative stress conditions, with the most effective response observed at the lowest dose.