Fina Lutpiani Thohari
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH MATERI SPLTV Fina Lutpiani Thohari; Nani Ratnaningsih; Diar Veni Rahayu
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v5i1.270

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berbasis pemecahan masalah pada materi SPLTV. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa soal tes dan wawancara. Tes tulis terdiri dari 2 soal cerita berbasis pemecahan masalah materi SPLTV. Data hasil pengerjaan siswa dikoreksi dan dianalisis. Hasil pekerjaan siswa dianalisis, dan dievaluasi. Peneliti mengelompokkan siswa berdasarkan hasil analisis, membedakan antara siswa yang mengalami kesulitan dan yang tidak. Siswa yang mengalami kesulitan umumnya melakukan sejumlah kesalahan. Setelah itu, kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dianalisis berdasarkan hasil tes yang mereka kerjakan. Langkah selanjutnya melibatkan wawancara guna memperkuat informasi yang rinci tentang kesulitan yang dihadapi siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator pemecahan masalah yang digunakan yaitu menurut Polya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berbasis pemecahan masalah pada materi SPLTV yaitu kesulitan dalam memahami masalah berupa asumsi siswa yang tidak perlu menuliskan unsur diketahui dan ditanya, kesulitan dalam membuat rencana berupa kurang memahami masalah pada tahap sebelumya, kesulitan dalam melaksanakan rencana siswa keliru dalam melaksanakan rencana karena kurang teliti, dan kesulitan dalam memeriksa kembali jawaban siswa beranggapan bahwa tahap melaksanakan rencana berupa tahap akhir dari penyelesaian masalah serta jarang diberikan soal berbasis pemecahan masalah.