Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI DENGAN KESELAMATAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. RASIDIN PADANG TAHUN 2025 Vania Aresti Yendrial; Sri Rahayu
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v12i1.200

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting dalam asuhan keperawatan yang berpengaruh terhadap keselamatan pasien. Komunikasi yang tidak efektif antara tenaga kesehatan dapat meningkatkan risiko terjadinya insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 70 perawat dengan sampel sebanyak 60 orang yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi–Square pada tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,3% perawat memiliki komunikasi tidak efektif dan 43,3% perawat menunjukkan penerapan keselamatan pasien yang rendah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi dengan keselamatan pasien. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit (RS) untuk meningkatkan efektivitas komunikasi antarperawat melalui pelatihan komunikasi terapeutik, penerapan metode SBAR, dan supervisi rutin.
HUBUNGAN KOMUNIKASI DENGAN KESELAMATAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. RASIDIN PADANG TAHUN 2025 Vania Aresti Yendrial; Sri Rahayu
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v12i1.200

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting dalam asuhan keperawatan yang berpengaruh terhadap keselamatan pasien. Komunikasi yang tidak efektif antara tenaga kesehatan dapat meningkatkan risiko terjadinya insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 70 perawat dengan sampel sebanyak 60 orang yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi–Square pada tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,3% perawat memiliki komunikasi tidak efektif dan 43,3% perawat menunjukkan penerapan keselamatan pasien yang rendah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi dengan keselamatan pasien. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit (RS) untuk meningkatkan efektivitas komunikasi antarperawat melalui pelatihan komunikasi terapeutik, penerapan metode SBAR, dan supervisi rutin.