Lina Hanayah
Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laba Bersih pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020–2024 Lina Hanayah; Syaeful Bakhri; Haulah Nakhwatunnisa
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2123

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran produksi, volume penjualan, dan biaya bahan baku terhadap laba bersih pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena fluktuasi laba bersih di tengah peningkatan biaya bahan baku dari 15% (2020) menjadi 23% (2024) serta dinamika ekonomi pasca pandemi COVID-19. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Populasi berjumlah 42 perusahaan, dengan sampel 24 perusahaan menggunakan metode purposive sampling, sehingga menghasilkan 120 observasi selama 5 tahun. Teknik analisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Versi 29. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) anggaran produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih (t=7,723; sig.=0,001); (2) volume penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih (t=−0,291; sig.=0,771); (3) biaya bahan baku berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih (t=−3,235; sig.=0,002); dan (4) secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap laba bersih (F=77,458; sig.=0,001) dengan R²=0,706. Kebaruan – Penelitian ini mengkaji periode pasca pandemi COVID-19 (2020–2024) dengan mengintegrasikan perspektif Islam dalam analisis kinerja keuangan perusahaan manufaktur pangan. Signifikansi – Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen perusahaan subsektor makanan dan minuman dalam merumuskan kebijakan efisiensi produksi dan pengendalian biaya.