Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh renewable energy literacy, cost awareness, dan energy independence terhadap pemanfaatan panel surya skala rumah tangga. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya tingkat adopsi energi surya di rumah tangga meskipun teknologi ini memiliki potensi besar dalam mendukung transisi energi bersih, penghematan biaya listrik, serta peningkatan kemandirian energi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan metode survei terhadap rumah tangga yang memiliki akses listrik PLN dan telah mengetahui atau menggunakan panel surya. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemanfaatan panel surya rumah tangga. Renewable energy literacy berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat energi terbarukan, cost awareness mendorong pertimbangan ekonomi dalam pengambilan keputusan energi, sedangkan energy independence menjadi faktor dominan yang mencerminkan motivasi rumah tangga untuk mencapai kemandirian energi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi dalam keputusan penggunaan panel surya, yang menunjukkan bahwa adopsi teknologi energi terbarukan merupakan proses multidimensional yang melibatkan aspek kognitif, ekonomi, dan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model perilaku adopsi energi terbarukan di tingkat rumah tangga serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan peningkatan penggunaan energi surya melalui edukasi, penguatan kesadaran biaya, dan dorongan kemandirian energi masyarakat.