Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Konseling Humanistik Dalam Mengembangkan Self-Esteem Remaja Anwar Mustajib
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 2 No. 1 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, Juni 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v2i1.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendekatan konseling humanistik dalam mengembangkan self-esteem remaja. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pencarian identitas diri, kebutuhan akan penerimaan sosial, serta perubahan emosional yang dapat memengaruhi cara individu menilai dirinya sendiri. Rendahnya self-esteem pada remaja dapat berdampak pada kurangnya kepercayaan diri, kesulitan menjalin relasi sosial, kecemasan, serta rendahnya motivasi dalam mencapai tujuan pribadi maupun akademik. Konseling humanistik menjadi salah satu pendekatan yang relevan karena menempatkan individu sebagai pribadi yang memiliki potensi, kebebasan, tanggung jawab, dan kemampuan untuk berkembang secara positif.Pendekatan konseling humanistik menekankan hubungan konseling yang empatik, hangat, tulus, serta bebas dari penilaian negatif. Melalui prinsip unconditional positive regard, empati, dan keaslian konselor, remaja didorong untuk memahami perasaan, menerima diri, mengenali potensi, serta membangun konsep diri yang lebih positif. Dalam konteks pengembangan self-esteem, konseling humanistik membantu remaja menyadari nilai dirinya, meningkatkan penerimaan diri, dan mengembangkan keberanian dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi strategi konseling yang efektif untuk mendukung perkembangan psikologis remaja, khususnya dalam membentuk penghargaan diri yang sehat dan stabil. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah maupun lingkungan pendidikan lainnya.