Lulu Juhriyatul Muluk
SMK Dinamika Insan Mandiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Kolaboratif Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik Lulu Juhriyatul Muluk
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 2 No. 2 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, Oktober 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v2i2.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di lingkungan sekolah. Pembelajaran kolaboratif merupakan salah satu model pembelajaran yang menekankan kerja sama antar peserta didik dalam proses belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran secara bersama. Model pembelajaran ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Melalui pembelajaran kolaboratif, peserta didik didorong untuk berdiskusi, bertukar pendapat, memecahkan masalah, serta bekerja sama dalam kelompok sehingga aktivitas belajar menjadi lebih optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan pembelajaran kolaboratif dan pengaruhnya terhadap aktivitas belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara signifikan. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam bertanya, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. Selain itu, pembelajaran kolaboratif juga meningkatkan motivasi belajar, rasa tanggung jawab, kemampuan komunikasi, serta keterampilan sosial peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya diskusi dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Namun demikian, pelaksanaan pembelajaran kolaboratif masih menghadapi beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan peserta didik, kurangnya partisipasi sebagian anggota kelompok, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Dengan demikian, implementasi pembelajaran kolaboratif memiliki peranan penting dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dan menciptakan pembelajaran yang lebih aktif serta bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran inovatif yang berpusat pada peserta didik.