Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital di era transformasi teknologi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan mengakses, memahami, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi digital secara efektif dan aman. Pendidikan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kemampuan literasi digital melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai kontribusi pendidikan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital di era transformasi teknologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penyelenggara pendidikan masyarakat, peserta program, serta tokoh masyarakat. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan masyarakat berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab. Program pendidikan masyarakat mampu membantu masyarakat memahami penggunaan media digital, meningkatkan kemampuan mencari dan menyaring informasi, serta meningkatkan kesadaran terhadap keamanan digital dan etika penggunaan media sosial. Selain itu, pendidikan masyarakat juga membantu mengurangi kesenjangan digital melalui pelatihan keterampilan teknologi bagi berbagai kelompok usia. Namun demikian, pelaksanaan pendidikan literasi digital masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas teknologi, rendahnya akses internet, dan kurangnya tenaga pendidik yang kompeten di bidang digital. Dengan demikian, pendidikan masyarakat memiliki peranan strategis dalam meningkatkan literasi digital di era transformasi teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan program literasi digital yang lebih efektif dan berkelanjutan.