Ni Putu Ayu Andini
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak penurunan kualitas bahan bakar minyak terhadap peningkatan polusi udara di indonesia dalam perspektif sustainable development goals Ni Putu Ayu Andini; Ni Wayan Ariasih; Grasela Maria Snanfi; I Made Kila Candra Wijaya; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027003jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penurunan kualitas BBM terhadap peningkatan polusi udara di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pencemaran udara dari sektor transportasi, serta mengkaji upaya pengendalian yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah, dan publikasi lembaga nasional maupun internasional yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kualitas BBM berkontribusi terhadap meningkatnya emisi gas buang kendaraan bermotor sehingga memperburuk kualitas udara, meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, serta mempercepat terjadinya perubahan iklim. Faktor utama penyebab meningkatnya pencemaran udara meliputi pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, kemacetan lalu lintas, rendahnya kualitas perawatan kendaraan, dan masih terbatasnya penggunaan transportasi umum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan standar mutu BBM, pengembangan transportasi rendah emisi, percepatan transisi menuju energi bersih, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Upaya tersebut mendukung pencapaian SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim).