Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan konseling online dengan pendekatan cognitive behavior therapy dalam menghadapi post traumatic stres disorder Laila Milania; Febri Dahlia; Putri Nurina
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027114jpgi0005

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering diikuti oleh gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD), namun akses korban terhadap layanan kesehatan mental berbasis bukti masih terbatas, khususnya di wilayah terdampak yang sulit dijangkau. Penelitian ini menelaah proses dan hasil konseling online dengan pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dalam menurunkan gejala PTSD pada seorang penyintas banjir bandang Aceh akhir 2025, sekaligus mengidentifikasi mekanisme perubahan yang terjadi. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif (single-case study) terhadap satu partisipan laki-laki berusia 40 tahun yang dipilih secara purposif berdasarkan asesmen awal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dokumentasi, serta instrumen PTSD Checklist for DSM-5 (PCL-5). Intervensi diberikan dalam empat sesi konseling daring sinkron (masing-masing 40 menit) menggunakan teknik restrukturisasi kognitif dan positive self-talk. Analisis dilakukan secara tematik melalui reduksi data, koding, kategorisasi, dan pengembangan tema, dengan triangulasi teknik dan member checking untuk menjamin keabsahan. Temuan diorganisasikan ke dalam lima tema: pikiran katastropik pascabencana; hujan sebagai pemicu aktivasi ingatan traumatis; restrukturisasi distorsi kognitif; peningkatan regulasi emosi dan koping adaptif; serta pemulihan fungsi sosial dan kepercayaan diri. Dalam konteks partisipan yang diteliti, konseling online berbasis CBT menunjukkan potensi untuk menurunkan intensitas gejala PTSD dan memfasilitasi pemaknaan ulang terhadap pengalaman traumatis. Temuan ini bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi, tetapi memberi gambaran proses dan mekanisme yang dapat diuji pada penelitian berskala lebih besar. Mengingat keterbatasan satu partisipan dan desain studi kasus, temuan dimaknai sebagai indikasi yang bersifat eksploratif, bukan konfirmasi atas efektivitas intervensi.
Hubungan Kemampuan Manajemen Waktu dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Santri Pengurus Asrama Pondok Pesantren Daarul Qur’an Putri Cikarang Alya Fatiha Azzahra; Febri Dahlia; Putri Nurina
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 8 No. 3 (2026): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v8i3.13116

Abstract

This investigation aims to map the relationship between time management skills and the intensity of learning concentration possessed by the dormitory administrators at the Daarul Qur'an Putri Islamic Boarding School in Cikarang. By applying a quantitative approach with a correlational design, the entire population of 46 people was involved as respondents through a total sampling technique. Primary data was obtained through the time management scale instrument and the learning concentration scale, then processed using Pearson Product Moment correlation analysis. The results of data processing proved a significant positive correlation between the two variables with a value of r = 0.606 and p < 0.001. The magnitude of the coefficient of determination indicates that variations in learning concentration are influenced by time management skills by 36.7 percent, while the remaining 63.3 percent is triggered by other factors outside the limits of this study. This empirical evidence emphasizes that increasing skills in time management directly contributes to strengthening the learning concentration of dormitory administrators. These findings are expected to be a reference basis in developing guidance and counseling service strategies and designing more effective time management development programs in the Islamic boarding school environment.