Faizah Maulidiyah
Universutas Yudharta Pasuruan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Pendidikan Formal dan Pendidikan Non Formal di Pondok Pesantren As-Sholchah, Warungdowo, Pohjentrek, Pasuruan Faizah Maulidiyah; Muhammad Anang Sholikhudin; Achmad Yusuf; Saifulah Saifulah
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 01 (2026): Ashlach: Journal Of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v4i01.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi pendidikan formal dan pendidikan nonformal di Pondok Pesantren As-Sholchah Warungdowo, Pohjentrek, Pasuruan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pengasuh pondok pesantren, kepala madrasah, ustadz/ustadzah, pengelola pendidikan nonformal, dan santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan formal dan pendidikan nonformal di Pondok Pesantren As-Sholchah dilaksanakan melalui penyelarasan jadwal kegiatan, penguatan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran formal, serta pembinaan karakter santri melalui berbagai kegiatan kepesantrenan. Pendidikan formal berperan dalam mengembangkan kompetensi akademik santri, sedangkan pendidikan nonformal berfungsi dalam pembentukan akhlak, spiritualitas, dan kedisiplinan. Faktor pendukung integrasi meliputi kepemimpinan kiai, budaya pesantren yang kuat, koordinasi antarlembaga pendidikan, serta kerja sama antara guru dan ustadz. Adapun faktor penghambat meliputi padatnya jadwal kegiatan santri dan perbedaan orientasi antara pendidikan formal dan pendidikan nonformal. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi pendidikan di Pondok Pesantren As-Sholchah tidak hanya berlangsung pada aspek kurikulum, tetapi juga pada aspek kelembagaan dan budaya pesantren yang berperan sebagai mekanisme integratif dalam menyatukan seluruh aktivitas pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan formal dan pendidikan nonformal dapat menjadi model pendidikan Islam yang efektif dalam membentuk lulusan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik dan karakter religius.