Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering dialami oleh lansia dan memerlukan perawatan berkelanjutan, termasuk dukungan keluarga sebagai faktor penting dalam manajemen kondisi ini. Meski sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dukungan keluarga dapat meningkatkan kepatuhan dan kesejahteraan lansia penderita hipertensi, masih terdapat keterbatasan studi yang menyoroti secara komprehensif bentuk-bentuk dukungan tersebut di daerah tertentu seperti Gampong Paya Seunara, Kota Sabang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dukungan keluarga yang mencakup aspek afektif, instrumental, informasional, dan emosional pada lansia penderita hipertensi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan teknik total sampling terhadap 52 responden lansia. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat dukungan yang diterima. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lansia menerima dukungan afektif (84,6%), instrumental (92,3%), informasional (80,8%), dan emosional (96,2%) yang baik. Namun, hanya 54% yang menyatakan menerima dukungan keluarga secara keseluruhan dalam kategori baik, menunjukkan adanya ketidakseimbangan di antara aspek dukungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun dukungan pada masing-masing aspek tergolong tinggi, masih diperlukan peningkatan pada konsistensi dan kelengkapan dukungan keluarga secara menyeluruh. Saran dari penelitian ini adalah perlunya edukasi berkelanjutan kepada anggota keluarga mengenai pentingnya keterlibatan menyeluruh dalam mendampingi lansia hipertensi serta peningkatan peran tenaga kesehatan dan kader masyarakat dalam mendorong komunikasi dan kesadaran keluarga terhadap perawatan lansia.