Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi persuasif affiliator TikTok dalam membangun reputasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini merupakan content creator TikTok yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik validitas data yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan triangulasi sumber. Kemudian teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi komunikasi persuasif affiliator tiktok dalam membangun reputasi dilakukan melalui 3 langkah utama. Srategi psikodinamika affiliator tiktok membuat konten parodi yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada para followers serta mengajak para followers untuk lebih bisa saling menghargai. Pada the sociocultural strategy yang dilakukan untuk membangun reputasi yaitu tidak perlu terlalu terobsesi memahami algoritma platform. Sebaliknya, fokus utama seharusnya pada mengenai bagaimana mengatur dan memahami perilaku penonton. Selanjutnya, pada the meaning construction strategy dilakukan dengan memberikan pesan yang bersifat persuasif berbentuk pengetahuan yang baru. Sehingga menciptakan pemahaman di masyarakat bahwa hal tersebut adalah yang harus diyakini dan diikuti oleh para anak muda saat ini. Penerapan strategi the meaning construction strategy juga dilakukan dengan mempertahankan interaksi dengan pengikut melalui aktivitas siaran langsung di TikTok.