Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Pajak Karbon Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Potensi Pendapatan Negara dan Melaui Ekonomi Hijau di Indonesia Pangihutan Sitinjak; Diana Sari
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i9.8619

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pajak karbon sebagai instrumen fiskal yang berpotensi meningkatkan pendapatan negara sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya emisi karbon yang sebagian besar berasal dari sektor energi, manufaktur, dan transportasi, yang berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan, serta wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pajak karbon dengan tarif minimal Rp30 per kilogram CO2e dapat menghasilkan potensi penerimaan negara mencapai Rp23,65 triliun pada tahun 2025, khususnya dari sektor energi. Selain aspek penerimaan, pajak karbon juga berimplikasi pada pengurangan emisi melalui insentif bagi pelaku usaha untuk beralih pada teknologi ramah lingkungan. Studi komparatif dengan negara-negara seperti Inggris dan Swedia membuktikan bahwa pajak karbon efektif menurunkan emisi hingga lebih dari 20%. Namun demikian, implementasi di Indonesia menghadapi kendala berupa kesiapan regulasi, kesadaran publik, serta kekhawatiran terhadap daya saing industri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perumusan kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk mekanisme teknis penetapan tarif, pengalokasian penerimaan pajak untuk program hijau, serta strategi komunikasi publik. Dengan demikian, pajak karbon dapat menjadi instrumen yang tidak hanya meningkatkan pendapatan negara tetapi juga mempercepat pencapaian target net zero emission.
Pengaruh Net Interest Margin (NIM), Fee Based Income (FBI) dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Terhadap Profit Before Tax (PBT) Sandi Risnawan Pratama; Diana Sari
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i11.7184

Abstract

Perekonomian suatu negara tidak dapat dipisahkan dari peran industri perbankan sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Kinerja bank yang sehat menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menarik minat investor. Profitabilitas merupakan salah satu ukuran utama dalam menilai kinerja keuangan bank, karena mencerminkan kemampuan lembaga tersebut dalam mengelola aset produktifnya untuk menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Net Interest Margin (NIM), Fee Based Income (FBI), dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) terhadap Profit Before Tax (PBT) pada PT Bank Sinarmas Tbk. Unit Usaha Syariah selama periode 2018–Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang dipublikasikan melalui situs resmi perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi pada tingkat signifikansi 5%, dengan pengolahan data melalui aplikasi EViews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NIM dan FBI berpengaruh positif terhadap PBT, sedangkan CKPN berpengaruh negatif. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi intermediasi dan diversifikasi pendapatan berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas, sementara kebijakan pencadangan risiko yang konservatif dapat menekan laba jangka pendek namun menjaga stabilitas jangka panjang. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan strategi manajemen risiko, efisiensi pembiayaan, dan optimalisasi pendapatan non-bagi hasil dalam mendukung pertumbuhan profitabilitas berkelanjutan di sektor perbankan syariah Indonesia.
The Influence of Profitability, Leverage, Liquidity, and ESG Scores on Firm Value of Lq45 Low Carbon Leaders Index Listed Companies for the Period 2021–2024 Arie Gilang Kusuma; Diana Sari
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i1.933

Abstract

This study aims to examine the extent to which Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), and Environmental, Social, and Governance (ESG) scores influence firm value, as proxied by Price to Book Value (PBV), among companies listed in the LQ45 Low Carbon Leaders Index during the 2021–2024 period. The study adopts a quantitative approach using panel data regression analysis. The sample consists of 10 companies that consistently reported ESG scores and published both sustainability and financial reports over the four-year observation period. The estimation model employed is the Random Effect Model (REM), selected based on Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests. The individual influence of each independent variable on firm value is assessed through partial t-tests. The findings indicate that ROE and NPM have a positive and significant effect on firm value, underscoring the importance of profitability in building investor confidence. DER shows a significant negative effect, suggesting that high leverage levels tend to reduce market valuation. Meanwhile, CR and ESG scores exhibit no significant effect on firm value, although ESG scores display a positive directional relationship. This implies that sustainability practices are perceived positively but have yet to become a decisive factor in corporate valuation by the market.
Analysis of Profitability Ratios on Stock Returns in Healthcare Service Providers on IDX (2020–2024) Rendy Septyadi; Diana Sari
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i1.934

Abstract

This study aims to analyze the influence of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), and Earnings per Share (EPS) on stock returns in healthcare service provider companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. A quantitative approach with multiple linear regression methods was employed. The sample consists of seven healthcare companies selected using purposive sampling criteria, including consistent publication of audited annual financial reports and accessible stock return data. Classical assumption tests were conducted to ensure model validity, followed by t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R²) to examine the partial and simultaneous effects of the independent variables on stock returns. The results show that Return on Assets (ROA) and Earnings per Share (EPS) have a positive and significant impact on stock returns, indicating that asset utilization efficiency and earnings potential per share are key considerations for investors. In contrast, Return on Equity (ROE) and Net Profit Margin (NPM) do not exhibit significant effects, suggesting that capital effectiveness and operational efficiency have not been fully appreciated by the market in this sector. These findings suggest that the Indonesian stock market is not yet fully efficient in the semi-strong form and provide theoretical support for the application of signaling theory and market efficiency theory in the healthcare sector.