Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA BAHASA IRONI DAN SATIR PADA KASUS ANDRIE YUNUS DALAM KOMENTAR INSTAGRAM @NARASINEWSROOM SERTA IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN DEBAT DI SMA Slamet Ariana Rahmawati; Jauriza Eka Sintasari; Millati Azka Nabiha; Azkia Aenu Syifa; Imam Baehaqie
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.10975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis penggunaan gaya bahasa ironi dan satir dalam kolom komentar akun Instagram @narasinewsroom terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, serta mengkaji implikasinya sebagai materi pembelajaran debat di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode padan ekstralingual. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Dari total populasi 57 data tuturan sindiran, peneliti melakukan reduksi data menjadi 24 sampel tuturan yang paling representatif, yang terdiri dari 12 data ironi dan 12 data satir. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bahasa ironi dominan digunakan netizen untuk mengekspresikan pesimisme, sikap pura-pura polos, dan pujian semu guna menyoroti kejanggalan hukum secara halus. Sementara itu, gaya bahasa satir digunakan secara lebih agresif melalui ejekan tajam, hiperbola politik, dan metafora simbolik guna menertawakan ketimpangan hukum. Temuan karakteristik gaya bahasa ini berimplikasi positif sebagai alternatif materi ajar Bahasa Indonesia kelas X SMA untuk melatih kepekaan dan nalar kritis siswa dalam menemukan esensi argumen pada teks debat dengan tetap mengedepankan etika komunikasi.