Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Multitrack Diplomacy dalam Menangani Krisis Rohingya di Asia Tenggara: Studi Kasus Diplomasi ASEAN dan Organisasi Kemanusiaan Rehan Iqstifani; Roza Andriani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11142

Abstract

Krisis Rohingya merupakan salah satu permasalahan kemanusiaan terbesar di Asia Tenggara yang ditandai dengan gelombang pengungsian akibat kekerasan, diskriminasi, dan operasi militer di Myanmar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika krisis Rohingya di Asia Tenggara, implementasi multitrack diplomacy, serta efektivitas pendekatan tersebut dalam menangani krisis kemanusiaan Rohingya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui studi pustaka dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis Rohingya telah memicu arus pengungsian besar menuju Bangladesh, Malaysia, Indonesia, dan Thailand serta menimbulkan dampak sosial, politik, dan keamanan di kawasan. Implementasi multitrack diplomacy melibatkan berbagai aktor melalui sembilan jalur diplomasi, mulai dari pemerintah, organisasi internasional, LSM, media, sektor bisnis, hingga tokoh agama dan pendidikan. Pendekatan ini berhasil meningkatkan perhatian internasional, memperkuat bantuan kemanusiaan, dan mendorong solidaritas masyarakat internasional terhadap Rohingya. Namun, efektivitasnya masih terhambat oleh prinsip non-intervensi ASEAN, keterbatasan akses ke wilayah konflik, faktor geopolitik global, keterbatasan pendanaan, serta belum adanya jaminan keamanan bagi proses repatriasi pengungsi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih kuat antar-aktor serta komitmen politik yang lebih besar dari negara-negara kawasan dan komunitas internasional agar penyelesaian krisis Rohingya dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan