Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemikiran positivisme Auguste comte dan relevansinya sosiologi modern Rudi Rudi; Nadia Rahayu; Nofiarna Nofiarna; Maryetni Maryetni; Aima Pertamata Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11170

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran positivisme yang dikemukakan oleh Auguste Comte serta relevansinya dalam perkembangan sosiologi modern. Positivisme merupakan aliran pemikiran yang menekankan penggunaan metode ilmiah, observasi, dan fakta empiris dalam memahami fenomena sosial. Comte berpendapat bahwa masyarakat dapat dipelajari secara objektif sebagaimana ilmu-ilmu alam. Selain itu, ia mengemukakan hukum tiga tahap perkembangan pemikiran manusia, yaitu tahap teologis, metafisis, dan positif. Dalam sosiologi modern, pemikiran positivisme masih relevan karena menjadi dasar penggunaan metode penelitian ilmiah, pengumpulan data, serta analisis yang sistematis dalam mengkaji berbagai permasalahan sosial. Meskipun mendapat kritik karena dianggap kurang memperhatikan aspek subjektif manusia, positivisme tetap memberikan kontribusi penting bagi perkembangan sosiologi sebagai ilmu yang bersifat ilmiah. Dengan demikian, pemikiran Auguste Comte memiliki peran besar dalam membentuk landasan metodologis sosiologi modern.