Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Ekonomi Moneter, Literasi Keuangan, Motivasi Berwirausaha terhadap Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa di Kota Medan Naufal Syah Difa; Fauzi Fauzi; Azhar Apriandi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran ekonomi moneter, literasi keuangan, dan motivasi berwirausaha terhadap kesiapan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel terdiri dari 100 mahasiswa aktif S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari UISU, UMSU, dan UNIMED yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan diolah dengan SPSS 22. Hasil uji t menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi moneter (t=2,169; sig=0,033) dan motivasi berwirausaha (t=6,604; sig=0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menghadapi dunia kerja. Sementara itu, literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan (t=−0,380; sig=0,705). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F=29,640; sig=0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,481 menunjukkan bahwa model menjelaskan 48,1% variasi kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini terbatas pada tiga perguruan tinggi di Kota Medan dengan data cross-sectional. Cakupan variabel belum mencakup faktor mediasi seperti perilaku keuangan dan pengalaman kerja praktis. Penelitian lanjutan disarankan memperluas populasi dan menambahkan variabel mediasi. Perguruan tinggi perlu memperkuat pembelajaran ekonomi moneter yang kontekstual, mengintegrasikan literasi keuangan berbasis praktik, dan mengembangkan ekosistem kewirausahaan kampus guna meningkatkan kesiapan kerja lulusan. Penelitian ini mengintegrasikan tiga variabel yang belum pernah dikaji secara bersamaan dalam konteks mahasiswa Kota Medan, sehingga memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kebijakan pendidikan tinggi berbasis bukti.