Ahmad Raihan Bintang
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Al-Maksum Langkat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinasti Umayyah dan Transformasi Sistem Pemerintahan Islam: Kajian Historis terhadap Perkembangan Politik dan Peradaban Islam (661–750 M) Sirojul Fuadi; Dia Atika; Nurmala Nurmala; Nurmalia Nurmalia; Shela Fadila; Rina Nurul Mafiza; Ahmad Raihan Bintang; Muhammad Ananda Hafidz
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10486

Abstract

Dinasti Umayyah merupakan dinasti Islam pertama yang menerapkan sistem pemerintahan monarki dan berkuasa pada periode 661–750 M. Dinasti ini didirikan oleh Mu‘awiyah bin Abi Sufyan setelah berakhirnya masa Khulafaur Rasyidin dan menjadi tonggak penting dalam perkembangan sejarah peradaban Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang berdirinya Dinasti Umayyah, pola pemerintahan yang diterapkan, proses ekspansi wilayah, serta kontribusinya terhadap perkembangan peradaban Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur yang relevan mengenai sejarah Dinasti Umayyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa berdirinya Dinasti Umayyah dipengaruhi oleh konflik politik pasca wafatnya Khalifah Utsman bin Affan dan berakhirnya pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Dinasti ini membawa perubahan besar dalam sistem pemerintahan Islam dari sistem musyawarah menjadi monarki turun-temurun. Selain itu, Dinasti Umayyah berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam hingga mencakup Asia Tengah, Afrika Utara, dan Andalusia di Eropa. Keberhasilan ekspansi tersebut didukung oleh kekuatan militer, administrasi pemerintahan yang terorganisasi, serta kondisi ekonomi yang relatif stabil. Dalam bidang peradaban, Dinasti Umayyah memberikan kontribusi penting melalui pengembangan sistem administrasi negara, penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa resmi pemerintahan, pembangunan infrastruktur, serta berkembangnya pusat-pusat peradaban Islam di Damaskus. Meskipun menghadapi berbagai tantangan politik dan sosial, Dinasti Umayyah berhasil meletakkan fondasi yang kuat bagi perkembangan peradaban Islam pada masa-masa berikutnya. Oleh karena itu, Dinasti Umayyah memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sistem pemerintahan, perluasan wilayah, dan kemajuan peradaban Islam.