Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Lindungi Hutan Sebagai Platform Crowdplanting dalam Mendukung Konservasi Hutan dan Lingkungan di Indonesia Solehudin Solehudin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10571

Abstract

Kerusakan hutan dan degradasi lingkungan menjadi tantangan penting dalam upaya pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Berbagai program konservasi yang telah dilaksanakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pendanaan, rendahnya partisipasi publik, serta lemahnya pengawasan program. Dalam konteks tersebut, platform digital berbasis crowdplanting hadir sebagai inovasi yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan konservasi secara lebih mudah dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung untuk menganalisis peran LindungiHutan sebagai platform crowdplanting dalam mendukung konservasi hutan dan lingkungan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Chief Executive Officer (CEO) LindungiHutan dan studi dokumentasi yang bersumber dari laporan kegiatan, publikasi, serta website resmi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LindungiHutan berperan sebagai platform perantara yang menghubungkan donatur, komunitas, sektor swasta, dan masyarakat lokal dalam kegiatan konservasi berbasis teknologi digital. Model crowdplanting yang diterapkan mampu memperluas partisipasi publik, meningkatkan transparansi program, serta menghasilkan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kontribusi tersebut terlihat meelalui rehabilitas lahan, penanaman lebih 1,2 juta pohon, penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan pendapatan petani, serta menciptaan lapangan kerja. Dengan demikian, LindungiHutan menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dan perberdayaan masyarakat dapat menjadi modal konservasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Analisis Aspek Lingkungan dalam Studi Kelayakan Bisnis: Studi Kasus Lumpur Lapindo oleh PT Lapindo Brantas Inc. Ibnu Haris; solehudin solehudin; Muhamad Nurman
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v7i1.250

Abstract

Studi kelayakan bisnis merupakan instrument strategis dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya pada sektor dengan resiko lingkungan tinggi seperti minyak dan gas bumi. Namun, dalam praktiknya, aspek lingkungan kerap diposisikan sebagai formalitas administratif dan belum terintegrasi secara subtantif dalam analisis kelayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek lingkungan dalam kerangka kelayakan bisnis melalui studi kasus PT Lapindo Brantas Inc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (Single Case Study) yang bersifat instrumental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas eksplorasi PT Lapindo Brantas Inc. telah melampui batas daya dukung dan daya tampung lingkungan, yang ditandai dengan degradasi tanah, pencemaran air tanah, dan badan air permukaan, serta kerusakan ekosistem yang bersifat kronis dan sulit dipulihkan. Kegagalan fungsi AMDAL sebagai instrument preventif, lemahnya manajemen resiko ekologis, serta munculnya eksternalitas negatif berskala masif mengindikasikan bahwa proyek tersebut tidak memenuhi kriteria kelayakan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan menginternalisasi aspek lingkungan sejak tahap perencanaan telah membatalkan kelayakan bisnis secara menyeluruh.