Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Seleksi dan Penempatan SDM Pendidikan di MTs Darul Ulum Banmaleng Giligenting Sumenep Moh Fayyad AS; Nur Hayati; Suci Urmilawati; Waqiatul Masrurah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10783

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen seleksi dan penempatan sumber daya manusia (SDM) dalam lembaga pendidikan sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara komprehensif persyaratan, metode, validasi, hambatan, dan strategi yang digunakan dalam proses seleksi dan penempatan SDM pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi dan penempatan SDM pendidikan yang efektif harus memperhatikan kualifikasi akademik, kompetensi pedagogik, kepribadian, profesionalisme, serta kesesuaian individu dengan nilai dan kebutuhan organisasi. Prinsip the right man on the right place menjadi dasar utama dalam menentukan penempatan tenaga pendidik dan kependidikan. Selain itu, proses seleksi perlu didukung oleh berbagai metode seperti seleksi administrasi, tes tertulis, tes psikologi, wawancara, micro teaching, dan observasi kinerja yang disertai dengan validasi instrumen yang mencakup validitas isi, validitas konstruk, validitas kriteria, dan validitas tampak. Penelitian ini juga menemukan adanya berbagai hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, bias dalam penilaian, dan belum adanya standar seleksi yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan strategi validasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan objektivitas dan efektivitas proses seleksi serta penempatan SDM dalam lembaga pendidikan.