Akselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tengah ancaman krisis lingkungan global dan ketimpangan ekonomi menuntut adanya reposisi dalam dunia pendidikan. Institusi pendidikan tinggi, khususnya Pendidikan Islam, menghadapi urgensi besar untuk melahirkan generasi wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas material, tetapi juga memiliki kepekaan ekologis dan tanggung jawab sosial yang tinggi. Kurikulum kewirausahaan konvensional dinilai belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan dimensi spiritualitas sebagai pendorong utama kesadaran etis ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penelusuran sistematis guna memetakan perkembangan literatur mengenai Sustainable Entrepreneurship Education (SEE) dalam perspektif Islam. Lebih lanjut, studi ini bermaksud mengidentifikasi celah riset (research gap) yang ada dalam literatur mutakhir, serta merumuskan sebuah kerangka konseptual baru yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Islam ke dalam ekosistem pendidikan kewirausahaan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026. Protokol penelusuran mengadopsi standar PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) 2020. Pencarian data bersumber dari database bereputasi seperti Google Scholar, Dimensions, dan Scopus dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang relevan. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis menggunakan teknik Thematic Synthesis. Hasil sintesis tematis mengidentifikasi empat klaster tema utama dalam literatur, yaitu: (1) Entrepreneurship Education yang berfokus pada kompetensi individu; (2) Sustainability Orientation yang berbasis pada orientasi kemaslahatan sosial-ekologis; (3) Islamic Values sebagai fondasi teologis dan etis; serta (4) Islamic Sustainable Entrepreneurship Education sebagai muara integratif. Integrasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam bertindak sebagai katalisator spiritual yang mentransformasi kompetensi bisnis konvensional menjadi aksi kewirausahaan yang berdampak sosial dan ramah lingkungan.Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa penawaran kerangka konseptual baru Islamic Sustainable Entrepreneurship Education yang memperluas cakupan teori pendidikan bisnis dengan muatan spiritual-transendental. Secara praktis, artikel ini menawarkan agenda riset masa depan dan rekomendasi kurikulum bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), pesantren, dan inkubator bisnis syariah untuk menyelaraskan program kewirausahaan dengan nilai-makna pencapaian SDGs dalam koridor Maqashid Syariah.